• Jl. Kebun Karet No 1 https://rawa.brmp.pertanian.go.id/
  • (0511) 477 2534
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
      • Standar Pelayanan Publik
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
455 dilihat       11 September 2025

Peningkatan Kapasitas Aksi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian

BRMP Gelar Kick Off Meeting Peningkatan Kapasitas Aksi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian

 

Bogor, 10 September 2025 – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian melaksanakan Kick Off Meeting Kegiatan Peningkatan Kapasitas Aksi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian, pada Rabu (10/9) bertempat di Hotel Royal Bogor.

 

Acara dibuka oleh Sekretaris BRMP, Dr. Husnain, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang nyata dampaknya dirasakan di sektor pertanian, mulai dari penurunan produktivitas pangan, penurunan pendapatan petani, hingga meningkatnya kerentanan ketahanan pangan nasional.

 

“Sektor pertanian bukan hanya korban, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai bagian dari solusi. Melalui penguatan kapasitas dan penerapan praktik ramah iklim, kita tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Dr. Husnain.

 

Dukungan Green Climate Fund (GCF)

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Proyek RBP REDD+ for Result Period 2014–2016 dengan pendanaan dari Green Climate Fund (GCF), khususnya pada Output 2 KP-III sektor pertanian. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah dalam mengimplementasikan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terukur, terarah, dan berkelanjutan.

 

Adapun tujuan utama kegiatan peningkatan kapasitas ini mencakup:

 

Peningkatan kualitas penilaian, pengukuran, perhitungan, dan pelaporan aksi pengendalian perubahan iklim sektor pertanian, termasuk metodologi pemantauan, pelaporan, dan verifikasi (MRV).

 

Penerapan standar instrumen perubahan iklim yang sejalan dengan kebijakan nasional, termasuk kontribusi terhadap Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

 

Pengembangan dan implementasi sistem Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sektor pertanian di tingkat pusat, daerah, hingga kelompok tani untuk mendukung perdagangan karbon dan insentif berbasis kinerja.

 

Modernisasi Pertanian untuk Ketahanan Iklim

 

Lebih lanjut, Dr. Husnain menekankan pentingnya modernisasi pertanian sebagai strategi menghadapi perubahan iklim sekaligus meningkatkan daya saing. Pemanfaatan teknologi digital pertanian (smart farming), sensor kelembaban tanah, aplikasi pengairan berbasis satelit, hingga mekanisasi ramah lingkungan perlu terus didorong.

 

“Modernisasi bukan hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga memastikan praktik pertanian kita mampu mengurangi emisi, meningkatkan sekuestrasi karbon, serta adaptif terhadap perubahan iklim,” tegasnya.

 

Kolaborasi Lintas Sektor

 

Kick Off Meeting ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, merumuskan strategi, serta menyusun rencana kerja yang realistis dan berdampak. BRMP mengajak seluruh pihak, baik lembaga pemerintah, mitra pembangunan, akademisi, maupun organisasi masyarakat sipil untuk berkontribusi aktif, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring kolaborasi.

 

Menutup sambutannya, Dr. Husnain mengutip pernyataan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres: “Climate action is not a burden, but an opportunity to build a better, fairer world.”

 

Dengan demikian, BRMP berharap kegiatan ini dapat memperkuat daya saing pertanian Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang. (AAS)

Prev Next

- BSIP Lahan Rawa


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Optimisme Awal Tahun: Balai Perakitan dan Pengujian Pertanian Lahan Rawa Tetapkan SK Pegawai TA 2026
    02 Jan 2026 - By BSIP Lahan Rawa
  • Thumb
    Tim BPSB TPH Tinjau Perbenihan Padi Inpara 2 di BRMP Rawa
    23 Des 2025 - By BSIP Lahan Rawa
  • Thumb
    BRMP Rawa Hadiri Forum Komunikasi Publik 2025 di BSPJI Banjarbaru. 
    23 Des 2025 - By BSIP Lahan Rawa
  • Thumb
    BRMP Rawa bersama Dinas Pertanian Tapin gelar Sosialisasi & Praktik Penggunaan Drone
    03 Des 2025 - By BSIP Lahan Rawa
  • Thumb
    BRMP Paparkan Program Digitalisasi Pertanian Indonesia di ASEAN–Japan Symposium
    30 Nov 2025 - By BSIP Lahan Rawa

tags

AGROMODERN

Kontak

(0511) 477 2534
(0511) 477 2534
[email protected]

Jl. Kebun Karet No. 1
Kel. Loktabat Utara, Kec. Banjarbaru Utara
Banjarbaru - Kalimantan Selatan
Indonesia
70714

Helpdesk +62 812-1456-8675
rawa.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Pertanian Lahan Rawa. All Right Reserved