Sinergi IoT dan AI: BRMP Rawa dan Poliban Dorong Digitalisasi Pertanian Lahan Rawa
Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di BRMP Rawa Banjarbaru pada Jumat (13/03/2026) menyoroti integrasi teknologi mutakhir untuk mengoptimalkan potensi pertanian lahan rawa yang spesifik. Narasumber dari Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Agus SBN, ST, M.Kom, memaparkan arsitektur Internet of Things (IoT) yang dirancang khusus untuk mengalisa tingkat keasaman air dan fluktuasi muka air. Secara teknis, sistem ini mengandalkan jaringan sensor nirkabel yang memantau parameter fisik lahan secara real-time, yang kemudian diolah melalui komputerisasi guna memberikan data yang presisi dengan secara real time untuk memudahkan Peneliti maupun petani.
Pengembangan inovasi ini menekankan pada konsep Start from Simple, di mana implementasi dimulai dari otomasi alat mesin pertanian (alsintan) berbasis robotik dan kecerdasan buatan (AI). Penggunaan algoritma machine learning memungkinkan sistem untuk melakukan analisis prediktif sehingga intervensi teknis dapat dilakukan secara otomatis tanpa menunggu instruksi manual. Dukungan infrastruktur IT ini bertujuan untuk mentransformasi lahan marginal menjadi lahan produktif melalui manajemen irigasi pintar dan mekanisasi yang terintegrasi.
Kegiatan ini menegaskan bahwa modernisasi di lahan rawa bukan sekadar penggunaan mesin, melainkan pembangunan ekosistem digital yang kokoh. Pemanfaatan kontroler mikro dan aktuator robotik yang tahan korosi menjadi kunci keberhasilan mekanisasi di lingkungan rawa yang ekstrem. Dengan adanya kolaborasi teknis antara akademisi dan praktisi ini, diharapkan perakitan teknologi pertanian ke depan menjadi lebih mudah, murah, dan mampu meningkatkan efisiensi produksi pangan nasional secara berkelanjutan.